Masjid Mujahidin Pontianak adalah salah satu wisata religi di Kalimantan Barat. Jika Anda belum pernah mengunjunginya, maka liburan ini adalah saat yang tepat. Sebelum itu, apakah informasi penting seputar masjid ini? Berikut ulasannya.
Table of Contents
Toggle
Informasi Tentang Masjid Mujahidin Pontianak
Sebelum Anda mengunjungi destinasi wisata religi ini, akan lebih baik jika Anda mengetahui lokasinya. Bagaimana sejarah yang menceritakan asal mula masjid ini? Berikut adalah fakta yang mungkin akan membuat kunjungan Anda lebih maksimal.
1.Sejarah Masjid Mujahidin
Sejarah Masjid Mujahidin Pontianak rupanya bukanlah sejarah singkat. Setidaknya, sejarah ini memang cukup penting bagi masyarakat.
Awal mula masjid ini dibangun menyisakan kisah sejarah yang panjang dan berliku. Sebelum menjadi masjid seperti sekarang ini, tadinya bangunan ini merupakan sebuah gedung Yayasan Mujahidin.
Yayasan tersebut berdiri pada tahun 1953. Baru kemudian pada tahun 1978 bulan Oktober bangunan tersebut resmi menjadi Masjid Mujahidin Pontianak.
Yayasan Mujahidin tersebut didirikan oleh enam tokoh muslim. Di antaranya adalah Anwar Tjokroaminoto, Buya Hamka, Syamsurizal, Mohammad Natsir, dan Sjafruddin.
Masing-masing tokoh muslim ini saat itu hanya bisa mengumpulkan uang seribu rupiah saja. Uang tersebut disimpan di BRI Pontianak.
Kemudian mereka berinisiatif menambah uang tersebut dengan cara membuka kotak amal. Sampai akhirnya terkumpullah dana yang cukup. Jadi, dana itu bisa digunakan untuk membangun gedung Yayasan Mujahidin.
Nama Mujahidin sendiri diusulkan oleh Achmad Mawardi Jafar. Beliau mempertimbangkan nama tersebut dengan maksud menyampaikan kemerdekaan Indonesia di tanah Kalimantan Barat.
2.Fasilitas Masjid Mujahidin
Masjid Mujahidin Pontianak terbaru memberikan fasilitas. Fasilitas tersebut lebih lengkap dan bagus dibanding masa sebelumnya.
Di sana Anda akan menemukan taman masjid yang tidak biasa, parkir yang luas. Selain itu, ada juga sarana ibadah yang lengkap, tempat wudhu, kamar mandi, hingga perlengkapan multimedia. Ada juga toko, mobil ambulance, pembangkit listrik, kantor sekretariat, dan perlengkapan pengurusan jenazah.
3.Lokasi Masjid Mujahidin
Berdiri di atas sebidang tanah seluas 64 ribu meter persegi. Bangunan dari masjid ini sendiri luasnya mencapai 38 ribu meter persegi.
Alamat Masjid Mujahidin Pontianak terletak di Jalan Ahmad Yani. Adapun daerah ini masuk ke Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.
4.Rute Menuju Masjid Mujahidin
Untuk bisa mencapai masjid ini dari Bandar Udara Internasional Supadio, Anda harus memilih Jalan Arteri Supadio. Anda hanya perlu lurus saja ketika melewati jalan ini.
Bandar udara dengan Masjid Mujahidin terpisah sejauh 15,3 kilometer saja. Anda dapat menggunakan transportasi umum maupun pribadi. Durasinya kurang lebih 30 menit perjalanan.
5.Kenyamanan Beribadah di Masjid Mujahidin
Kenyamanan beribadah di Masjid Mujahidin ini tak jauh berbeda dari fasilitas yang disediakan. Adanya taman yang tak biasa di sana bisa membuat jamaah beristirahat. Anda juga akan bisa istirahat nyaman karena suasananya tidak monoton.
Apalagi, ada fasilitas seperti perlengkapan ibadah, sarana ibadah, tempat wudhu dan lainnya. Ya, memang fasilitas wajib yang ada dalam bangunan masjid ini sangat membantu memberikan kenyamanan. Terutama bagi jamaah dari luar kota.
Namun di masjid ini kenyamanan benar-benar bisa dirasakan. Mulai dari mukena yang cukup banyak, tempat wudhu yang luas, hingga kamar mandi yang bersih. Kegiatan ibadah yang dilaksanakan di masjid ini pun juga banyak. Di sana Anda bisa mengikuti pengajian rutin, dakwah Islam atau Tabligh Akbar.
Selain itu, ada juga acara perayaan Hari Besar Islam, Sholat Jumat maupun Sholat Fardhu, dan TPA. Para amil juga mengatur pemberdayaan zakat, dan kegiatan keagamaan Islam lainnya.
Dari kenyamanan yang ditawarkan oleh Masjid Mujahidin, pastinya Anda tertarik untuk mengunjunginya, bukan? Segera saja agendakan liburan atau wisata religi ke Masjid Mujahidin ini.
Terlebih untuk menuju Masjid Mujahidin Pontianak Anda tak memerlukan rute perjalanan yang rumit. Masjid ini juga tidak jauh jika Anda mengambil rute dari Bandar Udara Internasional Supadio.