Keistimewaan Masjid 99 Kubah di Makassar

Makassar tidak hanya terkenal dengan Pantai Losari-nya. Saat ini, hadir ikon baru yang tak kalah mempesona, yaitu Masjid 99 Kubah. Masjid ini menjadi salah satu spot terbaru di Kota Makassar. Bentuk masjid ini begitu indah, mempesona, dan megah. Cocok sekali untuk Anda yang gemar hunting foto Instagramable.
Table of Contents
ToggleMasjid yang menghabiskan anggaran ratusan miliar ini, mampu menampung sekitar 10 ribu orang. Menurut Andi Darmawan Bintan, konsep masjid ini sama seperti Masjidil Haram di Mekah. Beliau adalah seorang Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sulawesi Selatan.
Fakta Menarik Tentang Masjid 99 Kubah
Di sisi lain kemegahannya, ternyata masjid ini menyimpan cukup banyak fakta menarik. Berikut akan kami ulas apa saja fakta-fakta yang wajib Anda ketahui:
1.Arsitektur Masjid 99 Kubah Adalah Ridwan Kamil
Kemegahan dan kecantikan masjid tersebut didesain oleh sosok luar biasa, yaitu Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2018-2023 ini memang dikenal sudah sering mendesain masjid. Salah satu masjid megah lain yang dirancang oleh beliau adalah Masjid Al-Irsyad. Maka jangan heran, jika masjid di Makassar ini akan menjadi istimewa karena didesain oleh orang ternama.
2.Memiliki Kubah Kecil Berjumlah Banyak
Sesuai namanya, masjid ini memiliki banyak sekali kubah kecil nan mempesona. Setiap kubah dibuat begitu detail, sehingga tampak cantik. Kubah-kubah tersebut memiliki ukuran yang beragam. Ukurannya ada yang kecil, hingga ukuran paling besar. Kubah tersebut menghias pada bagian atas masjid. Kubah pun ditata dengan varian warna terang seperti kuning, merah, dan jingga.
Rencananya, masjid ini akan dilengkapi dengan pelataran suci layaknya Masjidil Haram. Tempatnya pun luas dan bisa menampung banyak orang.
3.Ikon Baru Kebanggaan Kota Makassar
Melihat dari kemegahan dan kecantikannya, masjid ini akan menjadi ikon kebanggaan milik Makassar. Masjid cantik ini dibangun di atas lahan reklamasi Pantai Losari. Bangunannya yang indah, ditunjang dengan pemandangan yang begitu mempesona. Sebuah perpaduan yang luar biasa dan mampu menarik banyak pengunjung.
Menurut Andi Darmawan Bintan, Masjid 99 Kubah ini akan menjadi salah satu dari 30 masjid terunik yang ada di dunia.
Konsep Masjid Menurut Sang Arsitektur
Kurang sempurna rasanya jika tidak membahas masjid ini tanpa dilihat dari sudut pandang perancangnya. Kang Emil (nama sapaan Ridwan Kamil) mendapat permintaan menjadi desainer langsung dari Gubernur Sulawesi Selatan pada saat itu, yakni Syahrul Yasin Limpo. Beliau diminta membuat bangunan masjid megah di pinggir laut Pantai Losari. Beliau pun mendesain masjid ini dengan filosofi yang dalam.
Dalam desain yang dibuat, Kang Emil mengusung filosofi matematika dalam Islam. 99 kubah yang menjadi ciri khas masjid, diambil dari 99 asmaul husna. Menurut beliau, konsep yang mendasari masjid ini ada dua hal, yaitu megah dan berkaitan dengan angka.
Sebelumnya, ada beberapa desain yang ditawarkan oleh Kang Emil. Namun, Gubernur Sulawesi Selatan kala itu memilih desain dengan 99 kubah. Kang Emil pun menaruh harapan besar pada masjid ini. Beliau berharap masjid ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.
Pesona Masjid 99 Kubah
Letak masjid ini sangat strategis sekali, yaitu berdekatan dengan Pantai Losari. Pantai tersebut merupakan salah satu destinasi wisata populer di Makassar. Bagi pengunjung, tentu akan mendapat dua keuntungan sekaligus. Karena selain berkunjung ke pantai, kita pun bisa berwisata rohani ke masjid tersebut.
Selain untuk tempat beribadah, desainnya yang megah cocok untuk berfoto selfie. Desainnya begitu instagramable. Para traveler akan menjadikannya sebagai destinasi wisata baru di Makassar. Di sini para pengunjung bahkan bisa menikmati pesona sunset. Perpaduan sunset, pantai, dan bangunan megah menjadi pemandangan yang luar biasa. Jadi, sangat sayang sekali untuk melewatkannya.
Tidak hanya masyarakat sekitar yang terpukau dengan kemegahannya. Delegasi Uni Eropa (UE) yang berkunjung ke Makassar pun terpukau melihatnya. Yulia Maroe, sebagai perwakilan Delegasi UE, menuturkan bahwa bangunan tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Ia terpesona akan kecantikan, kemegahan, keunikan, dan tempatnya yang strategis. Hal tersebut ia utarakan langsung melalui aplikasi WhatsApp. Kecantikan bangunan tersebut menjadi bagian kunjungan Delegasi UE beberapa waktu yang lalu.
Ferdinand Lahnstein, seorang Kuasa Usaha Kedutaan Besar Belanda, pun terpesona dengan masjid tersebut. Ia adalah sosok yang juga hadir pada kunjungan delegasi tersebut. Menurutnya, bangunan yang didirikan di atas tanah reklamasi memiliki nilai tambah di matanya.
Jadwal Operasi Masjid
Rencananya, masjid ini harus bisa dioperasikan pada bulan Ramadhan 1440, atau di tahun 2019 ini. Namun, karena ada beberapa halangan, jadwal operasi diundurkan. Hingga saat ini, prosesnya masih berjalan 70%. Ada beberapa hal yang belum terealisasikan. Namun pemerintah terus menggenjot agar masjid cepat selesai.
Menurut Gubernur Baru Sulawesi Selatan, Sudirman Sulaiman, masjid akan dioperasikan segera setelah rampung 100%. Menurutnya, saat ini masjid masih dalam proses audit. Audit dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan.
Menurut kabar terpercaya, masjid yang mulai dibangun tahun 2017 ini, akan beroperasi pada tahun 2020.
Berbagai Aktivitas Wisata di Area Masjid
Masjid pada dasarnya diperuntukkan sebagai tempat beribadah umat muslim. Karena letaknya yang dekat dengan Pantai Losari, kita bisa melakukan berbagai aktivitas seru di sana. Para pengunjung pantai bisa berfoto di bangunan tersebut. Bagi yang berkunjung ke masjid juga bisa sekaligus berwisata ke Pantai Losari.
Selain keunikannya, para pengunjung akan dimanjakan dengan beragam fitur wisata lainnya. Salah satu yang terdapat di sana yaitu atraksi air mancur. Letak air mancur berada di depan masjid. Air mancur tersebut akan muncul selama 30 menit sesudah Maghrib. Pengunjung akan betah berlama-lama menyaksikan atraksi air mancur tersebut.
Sebagai tips, pastikan Anda membawa kamera jika berkunjung. Jika tidak memiliki kamera profesional, kamera smartphone pun sudah cukup. Pasalnya, pemandangan di area masjid tidak akan Anda temukan di tempat lain.
Tips lainnya, kunjungilah tempat tersebut di sore hari. Pasalnya, pemandangan sunset-nya cocok untuk spot fotografi. Di mana lagi Anda bisa mendapat spot foto sunset di bangunan megah, hanya di Makassar.
Kesimpulan
Masjid rancangan Kang Emil ini merupakan bangunan yang akan menjadi ikon baru Makassar. Meski belum rampung, pembangunannya hanya tinggal menunggu finishing saja. Para traveler bisa menyaksikan keindahannya meski belum 100% selesai. Masyarakat dan pemerintah pun berharap besar masjid bisa selesai dan dioperasikan segera. Hingga saat ini, pembuatan masjid tercatat sudah menghabiskan biaya sebesar Rp 178 miliar.
Demikian ulasan tentang Masjid 99 Kubah di Makassar. Masjid yang akan menjadi kebanggaan warga Makassar ini, telah menghipnotis banyak orang dengan keindahannya. Selain untuk beribadah bagi umat muslim, tempatnya cocok juga untuk para traveler. Jadi, siapkan budget berlibur Anda ke Makassar untuk berkunjung ke masjid tersebut. Jangan lupa juga bawa perlengkapan selfie Anda, ya.