Masjid Nabawi yang Luas dan Kaya Sejarah

Masjid Nabawi

Share This Post

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on twitter
Share on linkedin

Masjid menjadi tempat ibadah umat Islam yang bisa berbeda-beda di tiap daerah. Masing-masing masjid punya kekhasan bangunan dan jejak kisah yang menarik. Salah satunya adalah Masjid Nabawi di Madinah. Masjid ini tentu menjadi salah satu masjid terkenal di dunia dengan sejarahnya yang sangat mendalam.

Masjid yang didirikan langsung oleh Nabi Muhammad ini menjadi tempat paling suci kedua dalam agama Islam setelah Masjidil Haram. Di dalam Masjid Nabawi ini, terdapat makam Rasulullah SAW beserta para sahabatnya, yaitu Abu Bakar Ash-Shidiq dan Umar bin Khattab. Masjid yang dibangun pada tahun pertama Hijriyah ini juga memiliki arsitektur yang indah dan unik.

Sejarah Masjid Nabawi

Masjid Nabawi 1
https://republika.co.id/berita/p7q7js313/menelusuri-masjid-nabawi

Masjid Nabawi dulunya merupakan rumah Nabi Muhammad yang ditinggali setelah beliau hijrah ke Madinah pada 622 M. Bangunan ini pada mulanya didirikan tanpa atap dan dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat, majelis, dan sekolah agama. Lokasinya pun berada di tengah-tengah Kota Madinah dengan beberapa hotel dan pasar yang mengelilinginya.

Masjid Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad SAW pada 622 M setelah kedatangannya ke Kota Madinah. Bangunan ini berada di atas lahan yang awalnya digunakan untuk tempat pengeringan kurma, dan sebagian dijadikan tempat pemakaman. Awalnya, pembangunan masjid dilakukan dengan luas 30,5 x 35,62 meter dengan atap pelepah kurma. Lalu setelah pertempuran Khaibar, masjid diperluas hingga 47,32 meter di salah satu sisi. Hingga dimensi ukuran masjid baru saat itu menjadi 57,49 meter x 66,14 meter.

Namun pada tahun 649 M, masjid dirobohkan. Sehingga dibangun lagi masjid baru di tempat tersebut dengan ukuran 81,40 meter x 62,58 meter. Tahun 707 M, Khalifah Umayyah Al-Walid ibn Abd al-Malik merenovasi masjid yang memakan waktu 3 tahun untuk penyelesaiannya. Material yang digunakan adalah bizantium. Lalu perluasan masjid dilakukan kembali oleh Khalifah Abbasiyah Al-Mahdi. Dan saat itu, Al-Mutawakkil memimpin pelapisan makan Nabi dengan marmer. Sementara Al-Ashraf Qansuh al-Ghawri membangun sebuah kubah di atas makam Rasulullah pada 1476.

Mulai tahun 1849, Sultan Abdul Majid I membangun kembali masjid tersebut dan menghabiskan waktu 13 tahun. Material utama yang digunakan untuk rekonstruksi masjid adalah batu bata merah. Bahkan dibangun juga sebuah madrasah untuk bimbingan mengajar Alquran.

Tahun 1805 ketika Saud bin Abdul Aziz dan para pengikutnya merebut Madinah, setiap makam berkubah di kota tersebut dirobohkan. Makam Nabi dihilangkan hiasan emas dan berliannya, tetapi kubahnya masih dipelihara karena strukturnya yang keras dan sulit dirobohkan. Lalu tahun 1932 masjid mengalami modifikasi besar. Perluasan terakhir dilakukan tahun 2012 di mana masjid dapat menampung lebih dari 1,6 juta jamaah. Masjid Nabawi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan bermanfaat lainnya.

Keunikan Arsitektur Masjid Nabawi

Masjid Nabawi memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Namun demikian, jika dilihat dari sisi bangunannya, arsitektur masjid ini memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari kaligrafi, struktur tiang bangunan, lampu-lampu gantung, dan lain sebagainya.

  • Terdiri dari 2 bangunan bertingkat yang luas

Masjid NabawiBangunan Masjid Nabawi ini terdiri dari 2 bangunan bertingkat berbentuk persegi panjang yang tidak beraturan. Ruang salat ada pada bangunan ustmaniyah yang menghadap selatan dengan atap rata dan ada 27 kubah yang dapat digeser. Untuk lantai dasar Masjid Nabawi ini, luasnya kira-kira 98.000 meter persegi dan dapat menampung sekitar 167.000 jamaah. Sementara lantai atas luasnya 67.000 meter persegi dan bisa menampung 90.000-an jamaah.

  • Memiliki halaman masjid yang luas dan berarsitektur Islami

Halaman Masjid Nabawi
https://www.eramuslim.com/berita/tanah-suci/subhanallah-calhaj-asal-medan-wafat-di-halaman-masjid-nabawi-syarif.htm

Halaman Masjid Nabawi juga luas, yaitu berukuran 206.000 meter persegi, sehingga mampu menampung 400.000 jamaah. Halaman tersebut berlantai granit dan marmer putih yang didesain berarsitektur Islami. Lahan yang digunakan untuk parkir pun sangat luas, yaitu berukuran 292.000 meter persegi.

  • Memiliki kubah dan payung otomatis

Payung Masjid Nabawi
https://www.khalifahajj.travel/pelataran-masjid-nabawi/

Interior Masjid Nabawi ini dilengkapi kubah yang memiliki lubang. Ketika kubah digeser di atas jalur besi menuju bagian pinggir atap, maka tambahan cahaya matahari akan masuk menuju ruang salat utama. Masjid ini pun dilengkapi payung-payung yang membentuk pilar tunggal di mana payung tersebut dan kubah bisa membuka / bergeser secara otomatis.

  • Ada makam Nabi dan para sahabat di dalam masjid

Makam Nabi Muhammad
https://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-ulama-indonesia-bela-makam-nabi-muhammad-hendak-digusur.html

Di dalam bangunan masjid, terdapat makam Rasulullah dan dua sahabatnya, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Ketiga makam tersebut berada di sudut tenggara (kiri depan) masjid.

  • Terdapat Riyadhul Jannah dan Raudlah

Raudhah Nabawi
https://pergiumroh.com/blog/apa-itu-raudhah-dan-keistimewaannya

Tempat kecil bernama Riyadhul Jannah di Masjid Nabawi ini sangat diistimewakan. Sebab tempat ini adalah bagian dari perluasan makam Nabi hingga mimbarnya. Sementara Raudlah terletak di antara mimbar dengan makam Rasulullah.

  • Terdapat beberapa mihrab dengan ornamen dan kaligrafi yang indah

Mihrab Nabi
https://www.dream.co.id/orbit/mihrab-rasulullah-kembali-digunakan-di-masjid-nabawi-171211t.html

Ada 2 mihrab di dalam Masjid Nabawi ini, yaitu dibangun oleh Nabi Muhammad dan yang satunya dibangun oleh Khulafaur Rasyidin ketiga Utsman. Tempat suci lain di sekitar mihrab termasuk Mihrab Al-Tahajjud dan Mihrab Fatimah. Mihrab-mihrab ini dihiasi oleh ornamen indah dan hiasan kaligrafi yang artistik.

  • Dilengkapi dengan minaret-minaret tinggi yang menarik

Mnaretnabawi
https://madainproject.com/masjid_al_nabawi

Masjid Nabawi juga dilengkapi minaret-minaret berjumlah 10 yang tingginya 104 meter. Bagian bawah, dasar, dan atas minaret berbentuk silinder dan segi delapan sehingga tampak megah.

Kemegahan Masjid Nabawi ini akan selalu melekat di hati para jamaahnya. Sebab, bangunan bersejarah ini menampilkan suasana yang menenangkan untuk beribadah sekaligus cocok untuk berwisata religi.

More To Explore

Slide1
Artikel Terbaru

Informasi dan Harga Kubah Masjid Malaysia

Bangunan masjid di Indonesia sering kali mengadaptasi ciri khas bangunan luar negeri, seperti Eropa, Timur Tengah, ataupun India. Ciri khas ini biasanya bisa dilihat pada

Slide2
Artikel Terbaru

Jual Kubah Masjid di Makassar Paling Recomended

Membangun sebuah masjid bukan perkara yang mudah. Hal itu dikarenakan, banyak komponen dalam masjid yang harus Anda perhatikan dengan baik. Salah satunya adalah dari segi

Slide3
Artikel Terbaru

Jual Kubah Masjid di Lombok Murah

Kubah adalah bagian dari bangunan masjid dan menjadi ciri khasnya. Dalam membuat kubah sendiri menggunakan bahan-bahan yang pastinya harus kokoh serta tahan lama. Di antara

Slide4
Artikel Terbaru

Jual Kubah Masjid di Kediri Berkualitas

Apabila sedang dalam proses membangun masjid, maka pastikan sudah mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan. Selain material bangunan juga perlu memesan kubah masjid yang menjadi titik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kirim Pesan
1
Butuh Bantuan?
Assalamualaiku, selamat datang di website CV. Karya Kubah. Untuk informasi biaya pembuatan kubah masjid atau konsultasi, hubungi kami via whatsapp.